Info Kampus
Selamat datang di laman resmi Program Studi S1-Matematika | Universitas Jenderal Soedirman
Senin, 31-08-2026

Bakti Alumni (Edisi Agustus 2025): Peta Karier Lulusan Matematika dan Statistika

Oleh Administrator · Senin, 18 Agustus 2025, 14:49 WIB · 0 dilihat

Bakti Alumni (Edisi Agustus 2025): Peta Karier Lulusan Matematika dan Statistika

PURWOKERTO, 16 Agustus 2025 – Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Jenderal Soedirman menyelenggarakan kegiatan Bakti Alumni Edisi Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) FMIPA Tahun Akademik 2025/2026, yang khusus diikuti oleh mahasiswa baru Program Studi Matematika dan Program Studi Statistika.
Bakti Alumni dirancang sebagai wadah berbagi pengalaman, baik selama masa perkuliahan maupun di dunia kerja. Tujuannya agar mahasiswa baru memperoleh gambaran nyata mengenai strategi memasuki dunia profesional setelah lulus. Pada edisi Agustus 2025, acara menghadirkan pembicara Dian Pratama, S.Si.,M.Si., Ph.D., alumni Matematika Unsoed angkatan 2006 yang saat ini berkiprah sebagai dosen di Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto.

Dalam pemaparannya, Dian Pratama menekankan bahwa keterampilan yang diperoleh dari bangku kuliah merupakan bekal ilmu sekaligus modal utama untuk masa depan. Ia membagi kompetensi lulusan menjadi dua kategori besar, yaitu hard skills dan soft skills.
Hard Skills atau senjata teknis yang dimiliki lulusan Matematika dan Statistika meliputi: pemrograman (Python, R, MATLAB untuk otomatisasi dan analisis); analisis data (kemampuan memahami, mengolah, dan menarik makna dari data); optimisasi (menemukan solusi terbaik dengan sumber daya terbatas; pemodelan matematis dan statistik (untuk memecahkan masalah nyata). Sementara itu, Soft Skills sebagai modal sosial dan mental mencakup: problem solving dengan pendekatan sistematis; berpikir kritis (menganalisis informasi secara mendalam sebelum mengambil keputusan) dan komunikasi kuantitatif (menyampaikan angka dan data secara jelas serta menarik).

Lebih lanjut, pembicara memetakan perbedaan profil kompetensi antara lulusan Matematika dan Statistika. Bagi lulusan Matematika, hard skills yang unggul adalah pemodelan matematis, optimisasi, analisis numerik, dan pemrograman untuk matematika, sedangkan soft skills-nya berfokus pada problem solving logis, berpikir abstrak dan kritis, serta komukasi teknis.
Adapun lulusan Statistika memiliki hard skills berupa analisis data, inferensi statistik, pemodelan statistik dan prediksi, serta data cleaning dan wrangling, dengan soft skills yang mencakup problem solving berbasis data, berpikir analitis dan kritis, serta komunikasi visual.

Pembicara juga memaparkan peta peluang karier bagi kedua prodi tersebut. Untuk lulusan Matematika, sektor yang terbuka luas antara lain: Industri keuangan (risk analyst, quantitative analyst); Teknologi (algorithm developer, kriptografer); Pendidikan (dosen dan pengembang kurikulum matematika); Riset (peneliti matematika terapan dan teor); Pemerintahan (analis kebijakan dan perencana infrastruktur). Posisi pekerjaan yang relevan mencakup data modeler, operations research analyst, simulation expert, aktuaris, serta konsultan matematika. Peluang wirausaha dan freelance pun terbuka, misalnya sebagai konsultan analisis dan optimisasi atau pengembang perangkat lunak.

Sementara itu, lulusan Statistika memiliki peluang di sektor: Keuangan (market researcher dan credit risk analyst); Teknologi (data scientist dan AI model evaluator); Pendidikan (dosen statistika dan penulis buku statistika terapan); Riset (peneliti statistika sosial dan kesehatan); Pemerintahan (BPS dan BRIN). Posisi pekerjaan yang relevan dapat diisi antara lain data analyst, biostatistician, survey methodologist, statistical quality controller, hingga policy impact evaluator. Peluang wirausaha dan freelance juga tersedia, seperti konsultan statistika untuk riset, spesialis visualisasi data, serta pembuat sistem survei online.

Menutup sesi, pembicara memberikan sejumlah strategi untuk menjembatani masa kuliah dan dunia karier, di antaranya; mengikuti magang, proyek, dan memperluas jaringan; membangun portofolio serta personal branding; mengikuti sertifikasi dan pelatihan tambahan; menguasai keterampilan pendukung yang dibutuhkan di dunia kerja.

Kegiatan Bakti Alumni ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa baru untuk lebih siap menghadapi tantangan akademik sekaligus merancang langkah awal karier mereka sejak dini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!